5 Tips Mengatasi Anak Susah Makan

Jangan memberikan minuman ataupun camilan terlalu dekat dengan jadwal makan Si Kecil karena ini akan membuatnya merasa kenyang sehingga malas makan. Selain itu, ketika Si Kecil terlalu lelah, ia mungkin akan menolak untuk makan makanan berat dan memilih tidur. Bila kondisi demikian, Bunda sebaiknya tetap tak melewatkan jadwal makannya.

Sehingga makanan yang diberikan haruslah mengandung banyak kalori dan gizi seimbang. Anak yang mengalami susah makan cenderung hanya akan makan sekali sampai dua kali dalam sehari. Sumber makanan yang mengandung gizi yang padat dan kaya energi seperti pisang, ubi jalar, ubi kayu.

Untuk cara mengatasi anak susah makan nasi, sertakan bumbu untuk membuat nasi lebih kaya rasa. Misalnya, buat nasi gurih, atau tanak nasi dengan kaldu untuk membuatnya kaya rasa. Cara mengatasi anak susah makan nasi juga bisa dengan menaburi nori pada nasi, dan lainnya. Anak dalam masa tumbuh kembang, khususnya berusia 6-9 tahun biasanya akan melalui fase regular untuk menolak makanan.

Mulai dari penyakit yang mudah disembuhkan sampai penyakit yang diharuskan untuk rawat inap. Salah satu penyebab anak mudah sakit yaitu kurangnya nutrisi yang dikonsumsi. Berbelanja sayur dan buah bersama dinilai lebih efektif untuk memperkenalkan sayur dan buah ke anak. Ketika si kecil membantu di dapur, pastikan ia tidak memegang benda-benda tajam. Ajak anak dalam proses pembelian dan pembuatan buah dan sayur.

Namun, jika sudah terbiasa pasti anak akan lebih paham bahwa makanan pasti sudah disediakan di meja. Kebiasaan ini juga akan tertanam sampai anak lebih berajak dewasa dan memahami waktu makan yang tepat. Anak yang mengalami susah makan memiliki alasan untuk enggan menyantap makanannya.

Terutama bagi Ibu Super yang memutuskan untuk mengurus dan mengabdikan diri demi pertumbuhan anak. Ibu Super juga bisa membeli berbagai bahan untuk membuat makanan yang menarik hari sang buah hati di Aplikasi Super. Untuk mengatasi anak susah makan ibu bisa menciptakan suasana makan yang nyaman. Bisa jadi anak menolak untuk makan dikarenakan suasana saat makan yang tidak membuatnya nyaman. Untuk menciptakan suasana yang nyaman adalah ibu bisa memberikan anaknya pujian dan memberikan komentar yang positif.

Bagaimana cara untuk mengatasi anak yang susah makan

Sudahi sesi makan tersebut dan coba lagi beberapa jam kemudian atau keesokan harinya. Meskipun demikian, orangtua tentu tidak boleh tinggal diam ketika anak tidak mau makan karena akan berdampak pada kesehatannya. Tidak jarang, Anda harus memeras otak untuk mendapatkan cara agar anak mau makan. Anda bisa meminta anak untuk mengocok telur, menuangkan kecap, atau kegiatan lain yang masih aman dilakukan sesuai dengan usia anak.

Karbohidrat, protein, mineral, dan vitamin tidak tercukupi dengan baik. Vitamin B Kompleks berperan membuat si kecil lebih berenergi serta mampu meningkatkan nafsu makan. Selain itu, juga mampu mengoptimalkan perkembangan otak dan pertumbuhan fisik si kecil.

Sabar dan berikan waktu untuk anak agar terbiasa mengonsumsi serat. “Teorinya, coba 5 sampai 15 kali untuk anak terbiasa dan suka,” tambah Frieda. Mulai saat ini, batasi jumlah air minum saat anak sedang makan, ya. Baiknya, perlu biasakan anak agar makan three kali sehari untuk makanan utama dan 2 kali sehari untuk makanan selingan. Saat anak tidak berselera makan, Sahabat 99 bisa memancing nafsu makannya dengan memberi makanan kesukaan.

Hal ini akan membuat ketertarikan anak dengan makanan lain selain makanan manis berkurang. Namun, jangan pernah menjanjikan makanan manis untuk anak sebagai hadiah. Cara ini juga bisa diterapkan bila anak sedang sakit dan tidak mau makan sama sekali. Ikatan Dokter Anak Indonesia menganjurkan untuk memberi jarak minimal tiga jam sebelum masuk ke waktu makan selanjutnya. Konsultasikan dengan dokter guna mencari tahu penyebab pasti yang dialami si kecil. Ketidakmampuan tubuh dalam mencerna makanan inilah yang kemudian menimbulkan berbagai gejala.

Gamil