Dari Susy Susanti Ke Greysia

Olimpiade Beijing 2008, bulutangkis menyumbang tiga medali, yaitu emas dari nomor ganda putra, medali perak dari ganda campuran, serta medali perunggu dari tunggal putri. Jakarta | Tiongkok berhasil membawa pulang dua medali emas dari cabang olahraga bulutangkis perorangan Asian Games 2018. Sumbangan dua emas untuk kontingen Tiongkok dipersembahkan pasangan ganda putri, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dan ganda campuran, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Ini dia berbagai profil menarik nan lengkap dari associate Greysia Polii, Apriyani Rahayu yang berhasil meraih emas di Olimpiade Tokyo 2020. Tim bulu tangkis Indonesia hari ini sudah bertolak ke Tokyo untuk menatap pertandingan di Olimpiade 2020. Medali perak datang dari pasangan Eddy Hartono/Rudy Gunawan di Olimpiade Barcelona 1992.

Tak hanya membawa pulang medali emas, Greysia/Apriyani tercatat pecahkan tiga rekor Olimpiade untuk Indonesia. Sementara itu, ultimate lainnya akan berlangsung sore nanti mulai pukul 18.00 WIB. Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting akan bertarung demi medali perunggu melawan Kevin Cordon . Kesempatan kedua bagi Indonesia untuk menambah medali dari cabor badminton. Ini dia serangkaian profil dari atlet bulu tangkis Greysia Polii yang berhasil meraih emas di Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu. Medali emas justru datang dari sektor ganda putri melalui pasangan Greysia Polii / Apriyani Rahayu.

Dua perak diraih Korea lewat pasangan Lee Dong Soo/Yoo Yong Sung berturut-turut di Olimpiade Sydney 2000 dan Olimpiade Athena 2004. Sebelumnya Greysia/Apriyani juga ganda putri pertama yang melaju ke semifinal. Kini, perjuangan untuk menjadi yang terbaik pun tinggal Kong Slot selangkah lagi. Olimpiade Rio de Janeiro 2016bulutangkis hanya menyumbang perolehan medali emas dari ganda campuran. Medali perak untuk nomor ini jatuh ke tangan perenang Amerika Serikat Lilly King, sedangkan medali perunggu menjadi milik Annie Lazor juga dari AS.

Rekor medali emasi ganda putri

Ketika itu, pasangannya, Nitya Krishinda Maheswari mengalami cedera bahu serius sampai harus naik meja operasi. Tak pelak, usaha dan energi positif yang tertanam selama Olimpiade membuat pasangan unggulan Indonesia ini makin bergairah untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin. Akhirnya, keduanya tampil dominan dan memenangkan pertandingan dengan skor lebar 21-15. Greysia/Apriyani berhasil mengemas kemenangan straight set 21-11, dalam pertandingan selama 42 menit. Menjadi ujian berat buat Praveen/Melati di perempat ultimate Olimpiade Tokyo lantaran baru dua kali menang dalam 9 pertemuan dengan Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Greysia/Apriyani tercatat sebagai ganda putri Indonesia pertama yang berhasil lolos ke ultimate Olimpiade. Selain itu, Greysia/Apriyani juga jadi ganda putri Indonesia pertama yang membawa pulang medali emas Olimpiade untuk Indonesia. Greysia Polii dan Apriyani membanggakan Indonesia dengan meraih medali emas di nomor ganda badminton. Rekor Greysia Polii menyentuh umur 33 tahun 356 hari menjadi peraih medali emas tertua di ganda putri badminton Olimpiade. Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu sukses merebut medali emas Olimpiade Tokyo.

Gamil