Final Olimpiade 2020

Di gim kedua, pertandingan sengit terjadi tetapi Greysia/Apriyani mampu tampil tenang dan unggul cepat 4-2 dan terus melebarkan jarak menjadi 7-2. Tidak mau menyerah, pasangan Cina memperkecil kedudukan menjadi 7-4. Sementara Greysia/Apriyani, mereka menjadi juara Grup A usai menuntaskan perlawanan wakil tuan rumah sekaligus unggulan pertama, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Berlaga di Lapangan 1 Musashino Forest Sport Plaza, Greysia/Apriyani menang dua gim langsung dengan skor 21-19, dalam tempo 55 menit. Sudah tujuh kali kegagalan beruntun telah didapatkan setiap wakil ganda putri Indonesia setiap berlaga di Olimpiade mulai dari tahun 1992 sampai dengan 2016. Kekalahan di sport pertama membuat Goh/Tan memanas, di sport kedua mereka langsung mengambil kuasa pertandingan, Kevin/Marcus digempur habis-habisan. Pilihannya cuma dua, paksa rubbergame atau langsung pulang dari China Open 2019.

Kans Greysia/Apriyani untuk melenggang ke semifinal Olimpiade Tokyo 2020 tentunya tetap terbuka lebar. Sebab, Greysia/Apriyani dan Du/Li dendiri sendiri saat ini menempati peringkat yang tidak berjauhan. Greysia/Apriyani menduduki posisi keenam, sedangkan Du/Li berada di urutan tujuh dunia. Kejadian yang dilakukan Greysia ini sontak mengejutkan penonton termasuk komentator pertandingan ini.

Hal itu terjadi karena Chen/Jia sadar kualitas yang dimiliki Greysia/Apriyani.

Berita video momen spesial final bulutangkis ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil meraih medali emas untuk Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menggigit medali emas seusai menang atas pasangan China dalam last bulu tangkis ganda putri Olimpiade Tokyo 2020. Keduanya menjadi ganda putri Indonesia pertama yang berhasil meraih medali emas untuk tanah air.

Dalam pertandingan tersebut, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan menang dua gim dengan 21-15, 21-11, dalam waktu 44 menit. Menilik rekor pertemuan Greysia/Apriyani melawan unggulan kedua turnamen kali ini, pasangan Indonesia baru tiga kali menang dari sembilan kali bertanding. Serangan kemudian dilakukan oleh pasangan asal China tersebut, namun pertahanan yang kuat membuat Greysia/Apriyani berhasil keluar dari tekanan tersebut. Hasilnya bisa dilihat sendiri pasangan Indonesia berhasil menang pada gim kedua dengan skor 15-21. Di set pertama, Greysia/Apriyani sempat mengalami turbulensi performa.

Pasangan Indonesia itu pun merasa bersyukur dapat melaju ke babak semifinal cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020. Pada pertandingan perempat last ini, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menang atas pasangan Du Yue dan Li Yinhui dalam pertandingan tiga set dengan skor 21-15, 20-22, 21-17. Ginting berhasil mengalahkan Anders Antonsen dari Denmark melalui rubber recreation. Permainan memang bisa dikatakan sangat sengit sejak pukulan pertama dimulai. Tetapi dengan kesiapan yang matang dari pasangan ganda putri Indonesia, Chen/Jia merasa sulit untuk menandingi bola cepat yang dimainkan oleh Apriyani di depan web.

Bulutangkis ganda putri menang melawan China

Indonesia dipastikan meraih emas pertama di Olimpiade Tokyo 2020. Bermain dalam laga yang sengit, Greysia/Apriyani menang atas Chen Qing Chen/Jia Yi Fan lewat straight sport atau dua gim langsung selama fifty five menit. Chen Qingchen/Jia Yifan mengaku bersyukur sudah bisa menembus final Olimpiade 2020 karena medali sudah pasti dalam genggaman. Namun, Chen/Jia akan berusaha keras untuk bisa merebut medali emas. Anthony Sinisuka Ginting menuntaskan petualangan di Olimpiade Tokyo 2020 dengan raihan medali perunggu nomor tunggal putra. Berikut rekapitulasi perolehan medali dari cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020 di mana Indonesia meraih dua medali.

Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat atas keberhasilan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu menyabet medali emas Olimpiade Tokyo. Challange tersebut hanya menunda tangisan kebahagiaan Kakek Merah dari Greysia/Apriyani untuk meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Greysia Poli bersama Apriyani Rahayu memenangkan medali emas badminton nomor ganda putri Olimpiade London 2020 untuk Indonesia.

Namun, memasuki interval kedua, keduanya mampu bangkit dan menyalip angka pasangan korea dengan skor akhir 21-19. Susi yang dibebani mempersembahkan emas pertama untuk Indonesia mampu menuntaskan tugasnya dengan mengalahkan pemain Korea Selatan, Bang Soo-hyun, di last. Setelah berjuang dari tahun 1952, lagu Indonesia Raya akhirnya berkumandang di ajang Olimpiade melalui perjuangan Susi. Bulu tangkis merupakan cabang olahraga andalan Indonesia untuk mendulang emas di Olimpiade. Sejak cabang olah raga tersebut dipertandingkan di tahun 1992, Indonesia kini sudah meraih delapan emas, enam perak, dan delapan perunggu.

Gamil