Bulutangkis Ganda Putri Menang Melawan China

Greysia mengaku masih tidak menyangka bisa tampil menjadi juara Olimpiade. Terlebih, challange yang diajukan Chen/Jia pada poin penentuan game kedua sempat membuat dirinya nervous. Tetapi, mereka mengakui sangat gugup sehingga kesulitan menunjukkan permainan terbaik mereka. Keduanya bahkan akan banyak belajar dari pasangan Indonesia tersebut, terutama Greysia yang lebih banyak pengalaman.

Kami memang ingin membuat sejarah bagi bulu tangkis, sejarah untuk indonesia,” kata Greysia usai pertandingan. Pada gim pertama, pasangan Greysia/Apriyani langsung menggebrak dan unggul cepat 4-1. Pasangan berperingkat enam dunia tersebut terus mengumpulkan poin untuk unggul 7-3. Namun, ganda puteri asal Cina Chen Qing Chen/Jia Yi Fan melakukan perlawanan dan mengejar ketertinggalan menjadi 8-7.

Bulutangkis ganda putri menang melawan China

Greysia Polii/Apriyani Rahayu menyumbang medali emas pertama untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Namun, Greysia/Apriyani berhasil mengatasinya dan menutup Kong4D interval gim pertama dengan keunggulan 11-8. Pertandingan ini dipastikan berjalan panas karena kebetulan peringkat dunia kedua pasangan tidak terpaut jauh.

Kemenangan Owi/Butet sangat mengharukan mengingat itu terjadi tepat di Hari Kemerdekaan RI ke-71. Tepat sehari sebelum kemerdekaan Indonesia, Hendra/Kido mempersembahkan emas dengan mengalahkan pasangan Cina, Chai Yun/Fu Haifeng. Sempat kalah di gim pertama, Hendra/Kido memenangi pertandingan dengan skor 12-21, 21-11, dan dalam waktu sekitar 50 menit. Upaya Greysia /Apriyani untuk meraih medali emas sekaligus mengumandangkan lagu Indonesia Raya di Musashino Forest Plaza Crt 1, Tokyo, tidaklah mudah.

Kejadian itu terjadi pada set kedua saat skor sedang berada di kedudukan untuk Indonesia. China mengamankan interval pada set pertama yang tidak mampu disusul oleh pasangan Korea Selatan. Babi berukuran besar nyaris masuk ke rumah anggota DPRD Provinsi Banten Muhsinin, berhasil dilumpuhkan warga tepat di belakang rumah anggota DPRD Provinsi Banten. Chen/Jia mengalahkan Sayaka Hirota/Yuki Fukushima dan Kim So Yeong/Kong Hee Yong untuk melangkah ke babak ultimate. Dalam eleven menit, Greysia / Apriyani mampu unggul 11-7 atas Du Yue/ LI Yin. Permainan konsisten membuat Greysia / Apriyani mampu menjaga jarak jauh dari ganda China.

Keduanya sempat kehilangan empat poin beruntun dari posisi 19-14, tapi kemudian mampu kembali menemukan permainannya dan akhirnya merebut sport awal itu dengan 21-19. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menyumbangkan medali emas pertama untuk Indonesia. Momen menarik lainnya ialah ketika Greysia/Apriyani meraih poin terakhir di gim kedua, yang diwarnai dengan percobaan challange oleh Wakil China Tiongkok. Dalam pertandingan tersebut, terdapat beberapa momen menarik yang diciptakan kedua pasangan, terutama Greysia/Apriyani.

Viktor Axelsen sukses menumbangkan Chen Long untuk meraih medali emas tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020. Bulu tangkis selalu jadi andalan Indonesia untuk merebut medali emas Olimpiade. Tujuh emas Indonesia sebelumnya yang diraih dari pesta olahraga empat tahunan ini semuanya dari bulu tangkis. Sejak 1992, hanya pada 2012 bulu tangkis gagal menyumbang emas.

Jokowi menyambut dengan suka cita atas kemenangan pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Melihat dari sejarah, ganda putri Indoesia harus gagal pada partai perempat last sejak Olimpiade Atalanta 1992. Rekor pertama yang diciptakan Greysia/Apriyani menjadi ganda putri pertama Indonesia yang berhasil lolos ke babak last Olimpiade.

Dengan tambahan medali emas dari ganda puteri, Indonesia kini mengumpulkan empat medali yakni satu emas, satu perak, dan dua perunggu di Olimpiade Tokyo 2020. Tim ganda putri Indonesia, Greysia Polii-Apriyani Rahayu menjadi yang pertama ditentukan untuk melangkah ke babak final Olimpiade Tokyo 2021. Mereka bertekad untuk memberikan penampilan terbaik untuk memenangi pertandingan dan mendapatkan medali emas. Ganda putri China selalu menang atas emas dan dua kali gagal, sejak bulu tangkis pertama kali dipertandingkan di Olimpiade tahun 1992. Pasangan Rexy/Ricky menyudahi perlawanan pebulutangkis Malaysia, Cheah Soon Kit dan Yap Kim Hock untuk mempersembahkan emas. Rexy/Ricky membutuhkan waktu 1,5 jam dan tiga gim untuk memenangi pertandingan yang berlangsung sangat sengit dengan skor 5-15, 15-13, dan 15-12.

Gamil