Raih Medali Emas Di Olimpiade Tokyo, Greysia Polii Ukir 2 Rekor Istimewa

Penempatan bola akurat dari Greysia juga beberapa kali membuat Chen/Jia mati langkah. Greysia/Apriyani berhasil terus memimpin hingga interval set pertama 11-9. Perjuangan tim panahan Indonesia akan dimulai sejak Jumat (23/7) pagi untuk babak kualifikasi. Vidya Rafika gagal ke last cabor menembak Olimpiade Tokyo 2020 karena hanya menempati posisi 35 dari 50 penembak.

Indonesia menempati peringkat fifty three, sama dengan Mongolia dengan 1 perak dan 2 perunggu. Nurul Akmal melakukan whole angkatan 256 kg dan menempati posisi kelima. Meski begitu, tak banyak prestasi yang bisa ditorehan Kakek Merah FAFAFA Eng Hian dan Rian, pasangan ini hanya mampu memberi gelar di Big Bos Ducth Open 2006 silam. Namun, itu hanya catatan di atas kertas dan apa pun bisa terjadi di lapangan, termasuk melihat Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih kemenangan.

Tim putra Amerika Serikat mendapatkan dorongan besar dari Caeleb Dressel untuk meraih emas renang estafet 4 x 100 m gaya bebas putra Olimpiade Tokyo 2020. Menpora Zainudin Amali mengatakan pemerintah sudah menjanjikan bonus peraih emas Olimpiade Tokyo Rp 5 miliar, perak Rp 2 miliar dan perunggu Rp 1 miliar. Pelatih ganda putri, Eng Hian pun meminta masyarakat Indonesia untuk tidak membebani anak didiknya dengan terlalu banyak meletakan harapan. Menurutnya, publik sebaiknya memberikan Greysia/ Apriyani bermain ‘nothing to lose’. Meskipun memiliki rekor buruk saat melawan wakil Cina dengan head-to-head 3-6.

Namun, beberapa kesalahan yang dilakukan pasangan Indonesia membua Chen/Jia mendekat hingga 6-8. Kim Soyeong/Kong Heeyong yang bertanding melawan Lee Sohee/Shin Seungchan juga sanggup menang telak 2 set langsung. Dalam laga yang berlangsung selama forty nine menit tersebut, Kim/Kong mampu unggul dengan skor dan 17-21. Konsentrasi pasangan Indonesia mampu dilanjutkan hingga awal gim kedua.

Defense dan permainan bola depan Greysia/Apriyani sukses membawa ganda putri Indonesia sempat memimpin hingga 4-1 di awal gim pertama. Perolehan poin Greysia/Apriyani tersendat setelah Chen/Jia mendekat 8-7 lewat permainan agresif. Medali perak di kategori ini diraih lifter Tiongkok Liao Qiuyun yang gagal menyamai rekor dunianya sendiri dengan catatan complete angkatan 223 kg.

Semasa kariernya Eng Hian berpasangan dengan Flandy Limpele yang saat ini menjadi pelatih untuk tim Malaysia di nomor ganda putra. Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga bakal mendapat apresiasi berbentuk sebidang tanah, hingga gerai bakso, atas kesuksesan meraih medali emas pertama untuk Kontingen Indonesia. Kemenangan ini membuat pasangan Greysia Polii / Apriyani Rahayu meraih emas untuk pertama kalinya di sektor ganda putri. Kemudian empat tahun setelahya, Indonesia diwakili oleh Finarsih-Lili Tampi dan Eliza Nathanael-Zelin Resiana. Berikut rekapitulasi perolehan medali dari cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020 di mana Indonesia meraih dua medali.

Rekor medali emasi ganda putri

Seluruh atlet bulu tangkis Indonesia memainkan partai perempat ultimate Olimpiade Tokyo 2020. Pebulu tangkis tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting mengatakan tak ingin terlalu memikirkan calon lawan di pertandingan selanjutnya agar tidak mengganggu fokus dan mental bertandingnya. Ada lima wakil Tanah Air yang siap berlaga dari tiga cabang olahraga berbeda, yaitu bulu tangkis, atletik, dan menembak. Di olimpiade 2012 London, Inggris, tradisi emas cabang bulu tangkis sempat terhenti. Di awal gim kedua Greysia/Apriyani kembali tampil baik dengan unggul 3-1. Momen luar biasa Greysia/Apriyani terjadi saat merebut poin 5-2 setelah pertahanan ganda putri Indonesia itu tidak mampu ditembus Chen/Jia.

Selain ganda putra, Indonesia sudah dipastikan gagal meraih emas dari ganda campuran dan tunggal putri. Prestasi terbaik Eng Hian yang ditorehkan untuk Indonesia adalah medali perunggu Olimpiade 2004 bersama Flandy Limpele. Sebelum menjadi pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian sempat menjadi pelatih tim Singapura. Ia pun mengklaim mampu mengangkat prestasi bulu tangksi negara tersebut. Namun ia meminta dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia untuk bisa meraih medali emas di Olimpiade. Keduanya bahkan berkesempatan menjadi ganda putri dari Tanah Air pertama yang akan mengalungkan medali perak, pun emas di hajatan olahraga multicabang terbesar dunia.

Gamil