Wow! Ini Profil Dan Biodata Greysia Polii Dan Apriyani Rahayu, Ganda Putri Yang Sukses Sabet Emas Untuk Indonesia

Selain juara Thailand Open 2013, keduanya juga berhasil melaju ke partai last Swiss Open Grand Prix Gold 2014, meskipun harus puas menjadi runner-up. Langkah keduanya untuk masuk ke last dan mendapatkan medali emas pertama Indonesia pun kian dekat. Greysia dan Apriyani bukan hanya menjadi pasangan ganda bulu tangkis dari Indonesia yang pertama masuk semifinal Olimpiade, tapi juga yang pertama mengalahkan wakil China sejak tahun 1996. Pemain bulu tangkis berusia 33 tahun ini memulai perkenalannya dengan badminton sejak usia 5 tahun.

Alasannya, Axelsen ternyata sudah lama mengaggumi sosok Lin Dan. Bahkan, dulu dia kerap belajar teknik bulutangkis dari pebulutangkis berkebangsaan China tersebut. Pernyataan itu dilontarkan Momota sekitar dua tahun lalu ketika berusia 24 tahun dan kembali menempati ranking satu dunia. Demikian ulasan lengkap mengenai biodata Greysia Polii dan semoga semua bahasannya bisa bermanfaat untuk para pembaca. Sosial media Instagram Greys sangatlah aktif, karena terlihat dari berbagai postingannya yang sangat menarik untuk dilihat. Berbagai kegiatan kesehariannya bisa dilihat di akun Instagramnya yaitu @greyspolii.

Bakat bulu tangkisnya mulai muncul ketika ia berusia enam tahun. Pada 1995, ia dan ibunya pindah ke Jakarta untuk mendapatkan pelatihan dan kesempatan bermain bulu tangkis yang lebih baik. Di awal tahun 2009 prestasi Greysia Polii dengan Nitya belum menunjukkan prestasi, Slot Deposit Pulsa apalagi dengan hengkangnya Vita Marissa dari pelatnas, maka pelatnas membutuhkan kekuatan di sektor ganda putri. Apalagi tahun itu diselengarakan Sudirman Cup di Guangzhou, Cina. Kans merebut gelar juara pun sangat terbuka lebar untuk pasangan peringkat 6 dunia tersebut.

Biodata Greysia Polli

Ini menjadikan Greysia/Apriyani, untuk kali pertama, berhasil mengangkat trofi juara turnamen Super 1.000. Sedari kecil, memang Greysia telah tertarik bermain bulu tangkis. Bahkan sampai membuat ibunya rela menjual baju hanya untuk membelikan Greysia sebuah raket kecil. Diharapkan adanya raket tersebut bisa membuat ia semangat untuk berlatih. Selain ganda putri, ia juga pernah masuk dalam tim ganda campuran.

Selanjutnya mereka mendapatkan medali perak pada gelaran Indonesia Masters 2018. Woman Double atau pasangan ganda putri dari Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, menarik perhatian masyarakat berkat perfoma mereka. Pencinta bulu tangkis mungkin sudah mengetahui perfoma mereka berdua ketika masih belum dipasangkan. Pada laga puncak turnamen bulu tangkis stage Super one thousand tersebut, Greysia/Apriyani menang straight recreation dalam waktu 51 menit dengan perolehan dan dari pasangan tuan rumah, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai. Greysia juga pernah berpasangan dengan Nitya, dan menorehkan sejumlah prestasi. Selain juara Thailand Open 2013, keduanya juga berhasil melaju ke partai final Swiss Open Grand Prix Gold 2014, meskipun harus puas menjadi runner up.

Pada Januari 2013, Greys dipasangkan dengan Anggia Shitta Awanda, Runner Up WJC 2011 di sektor Ganda Putri, Greys/Anggia berhasil menembus Babak Kedua All England. Pada tahun 2014, Greysia/Nitya meraih medali emas di cabang bulu tangkis nomor ganda putri perorangan di Asian Games 2014 yang diselenggarakan di Incheon, Korea Selatan. Akhirnya pasangan Greysia/Apriyani membuka sejarah pasangan ganda putri Indonesia yang berhasil melaju ke babak final dan meraih medali emas. Pada 2004, Greysia membantu tim nasional junior untuk mendapatkan medali perunggu pada nomor beregu putri Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia dan beregu campuran Kejuaraan Dunia Junior.

Gamil